Lentera Sastra Banyuwangi

Anjing Peliharaan Milik Tetanggaku

Anjing Peliharaan Milik Tetanggaku

Oleh : Kirani Kurrotul Aini MTsN 2 Banyuwangi

 

Di timur rumahku ada tetanggaku yang mempunyai anjing peliharaan yang banyak. pada sore hari aku pulang dari warung ibuku, kebetulan aku lewat jalan sana. aku berjalan tanpa mengetahui kalau pintu gerbang yang menjulang tinggi itu terbuka lebar.

Pintu itu dibuka karena ada tamu yang berkunjung ke rumah tetanggaku itu. lalu aku sedikit melirik melihat apakah ada si anjing itu atau tidak. dan benar saja anjing itu ada di sebelah kaki pemiliknya. aku terus berjalan dengan rasa sedikit takut karena ada anjing yang di dalam rumah itu, tak berselang lama saat aku sudah berjalan dan melewati pintu gerbang yang terbuka itu. anjing itu menggonggong dan lalu mengejarku dengan sangat cepat. aku terus berlari agar tidak terkena cakaran atau gigitan anjing itu. saat sudah sampai di jalan perempatan di dekat rumahku, anjing itu berhenti mengejarku karena dipanggil oleh pemiliknya. aku sangat lega karena sudah tidak dikejar, tetapi badanku sangat gemetar hingga aku malu dilihat oleh orang di sekitar. Di pertengahan jalan aku bertemu ayahku yang hendak pergi ke warung ibuku. ayahku bertanya padaku “Mengapa kamu berlari – lari?” lalu aku menjawab “Baru saja aku dikejar anjing. ” dengan wajah yang

ingin menangis karena ketakutan.

Ayahku khawatir dan bilang padaku. “Makanya kalau jalan ada anjing jangan dibuat seolah-olah ditantang atau dilihat terus, sudah sana cepat pulang ayah masih mau ke warung mengantar kan sesuatu…” aku menjawab ”Iya pak…”

. Lalu aku berjalan sendiri menuju rumah yang diiringi hembusan angin sore dan masih ada rasa sedikit trauma dengan kejadian sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

By redaksi

Lentera Sastra Banyuwangi merupakan wadah Literasi, Seni dan Budaya Banyuwangi dan Indonesia

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *