SINGOJURUH — Persiapan Festival Hari Santri Nasional (HSN) 2026 terus dimatangkan. Jajaran koordinator dan panitia menggelar rapat koordinasi pada Ahad, 6 September 2026, bertempat di Pondok Pesantren (PP) Rihabul Haromain, Singojuruh, Jawa Timur.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung seusai rangkaian majelis rutin yang diawali dengan Istigosah Hasyimiyah dan pengajian kitab Irsyadul Mu’minin. Nuansa religius dan kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi energi positif dalam pembahasan persiapan Festival HSN 2026.
Perkuat Sinergi Lintas Organisasi
Rapat koordinasi menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar-lembaga dan organisasi yang terlibat dalam persiapan Festival HSN 2026. Sejumlah unsur organisasi keagamaan, pendidikan, dan kepemudaan hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya YPMNU (Yayasan Pendidikan Muslimat NU), Fatayat NU, PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), serta BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia).
Khusus dari DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, hadir Ustadzah Nurul Hidayah, Ustadz Sayuri, dan Ustadz Moh. Sodikin. Kehadiran para perwakilan tersebut menjadi wujud dukungan BKPRMI dalam membangun sinergi dan mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian Festival HSN 2026.
Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, memperkuat kolaborasi, serta menyatukan potensi masyarakat dalam kegiatan yang positif.
Matangkan Persiapan Menuju Festival HSN 2026
Dalam rapat tersebut, para koordinator dan panitia membahas sejumlah agenda strategis dan teknis pelaksanaan Festival HSN 2026. Koordinasi dilakukan untuk memastikan berbagai unsur yang terlibat dapat menjalankan peran masing-masing dengan baik. Komunikasi dan kerja sama lintas organisasi juga terus diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara matang.
Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana menyatukan visi dan langkah seluruh pihak yang terlibat menuju pelaksanaan Festival HSN 2026.
Doa untuk Kelancaran dan Keberkahan
Menutup rangkaian koordinasi, seluruh peserta berharap proses persiapan hingga pelaksanaan Festival HSN 2026 diberikan kelancaran, kemudahan, serta keharmonisan dalam bekerja sama. Doa juga dipanjatkan agar seluruh ikhtiar yang dilakukan menjadi bagian dari amal kebaikan dan mendapatkan ridha Allah SWT.
Dengan semangat kolaborasi, kebersamaan, dan gotong royong yang terus dibangun, Festival HSN 2026 diharapkan mampu menjadi momentum positif untuk mempererat persaudaraan sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.