Lentera Sastra Banyuwangi
11 Maret 2026

Senja Nuzulul Qur’an di Kemenag Banyuwangi: Dari Ayat yang Turun hingga Kehangatan di Meja Berbuka

oplus_0

Senja Nuzulul Qur’an di Kemenag Banyuwangi: Dari Ayat yang Turun hingga Kehangatan di Meja Berbuka

Banyuwangi (Warta Blambangan) Suasana Nuzulul Qur'an di aula bawah Senja turun perlahan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi pada Selasa (10/03/2026). Cahaya matahari yang meredup seolah memberi ruang bagi manusia untuk kembali mengingat cahaya yang pernah turun dari langit: Al-Qur’an. Di Aula Bawah kantor tersebut, keluarga besar Kementerian Agama Banyuwangi berkumpul dalam peringatan Nuzulul Qur’an, sebuah momentum yang tidak hanya diperingati dengan kata-kata, tetapi juga dengan kepedulian dan kebersamaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Chaironi Hidayat, Plt Kepala Kemenhaj Banyuwangi Rif’an, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Wilker Jember Raden Silahul Mukmin, Kepala Cabang BSI A. Yani Banyuwangi Mukmin, jajaran pimpinan Kemenag Banyuwangi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta seluruh civitas pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembagian 53 paket sembako kepada kaum dhuafa di sekitar lingkungan kantor. Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dihafal, tetapi juga diterjemahkan dalam bentuk kepedulian terhadap sesama.

Setelah itu, suasana aula menjadi lebih khidmat ketika para pegawai ASN di lingkungan Kementerian Agama Banyuwangi mengikuti khotmil Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci mengalun perlahan, menghadirkan ketenangan batin sekaligus menjadi bentuk penguatan spiritual di bulan suci Ramadan.

Menjelang waktu magrib, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan dan kehangatan begitu terasa ketika para pegawai dan tamu undangan duduk bersama menikmati hidangan berbuka. Di antara berbagai menu yang tersaji, olahan terong justru menjadi salah satu kuliner favorit yang paling banyak diminati para peserta. Hidangan sederhana itu seakan menambah warna keakraban, menghadirkan percakapan ringan dan tawa kecil di antara mereka yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Ramadan—terutama peringatan Nuzulul Qur’an—merupakan momentum penting untuk memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat hubungan antarsesama.

“Melalui kegiatan Nuzulul Qur’an dan buka puasa bersama ini, mari kita perkuat nilai spiritual serta tali silaturahmi antarpegawai dan mitra kerja,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank Syariah Indonesia (BSI) atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI Wilker Jember, Raden Silahul Mukmin, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama antara BSI dan Kementerian Agama dapat terus terjalin, tidak hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam berbagai program yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pimpinan BSI juga tampak berbaur bersama para pegawai dalam suasana kekeluargaan. Kebersamaan saat menikmati hidangan berbuka—termasuk menu terong yang menjadi favorit—menambah hangatnya suasana di tengah rangkaian kegiatan Ramadan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Acara berlangsung sederhana namun penuh makna. Di antara ayat-ayat Al-Qur’an yang dilantunkan, tangan-tangan yang memberi, serta kebersamaan di meja berbuka, peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini menjadi pengingat bahwa cahaya wahyu tidak hanya hidup dalam bacaan, tetapi juga dalam sikap saling berbagi dan menjaga persaudaraan.

By Syafaat

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *