Lentera Sastra Banyuwangi
11 Mei 2026

S.Giono
Pena tanpa tinta

Beribu kata kata
Tlah kau rangkai
Dalam makna yg indah
Bergema di dalam ruang dengar yg sunyi

Setiap baitnya bergetar
Menghanyutkan jiwa
Terkadang membakar
Namun jiwa semakin keluar ..

Dalam pandangan mata tuamu ..masih terap binar ,tak ada redup disana
Di balut kelopak matamu yg lusuh ..

Kenapa kalam syairku
Tak membuat setiap batin tak kunjung luruh dalam damai …
Kata kata syaitku semakin membumbung di atas awan ,lembungkan jiwa
Laksana awan yg rapuh oleh sekedar gerak lirih angin …

 

Hari ini ..aku baru tahu bahwa aku tak benar benar tahu ..
Siapakah gerangan yg tahu ..? Yg begitu dekat dari pikiranku sendiri…yg diam dan mengamati ..yg sangat tahu pada sesuatu yg belum aku kalamkan ..
Yg terlalu dekat mengamati sebelum.niat terucap

Salam damai penyair ..
Syair sesungguhnya tak harus terkalam.dg kata kata indah yg tak isi ..
Rangkaian huruf yg basi …

S.giano 2o26 = 10

By redaksi

Lentera Sastra Banyuwangi merupakan wadah Literasi, Seni dan Budaya Banyuwangi dan Indonesia

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *