Lentera Sastra Banyuwangi

Sapa Pesantren di Sempu, RMI NU Banyuwangi Perkuat Sinergi Pesantren dan Masyarakat

BANYUWANGI – Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Banyuwangi menggelar kegiatan Sapa Pesantren di Pondok Pesantren Al Munawiri, Dusun Mangli, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Senin (22/6/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar mempererat hubungan pesantren dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran pesantren dalam bidang sosial dan keagamaan.

Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut. Sejak pagi, masyarakat mendapatkan layanan pengobatan gratis yang disambut antusias oleh warga sekitar. Pada siang hari, para santri mengikuti lomba memasak yang berlangsung semarak dan menjadi sarana mengembangkan kreativitas serta kebersamaan di lingkungan pesantren.

Acara puncak digelar pada malam hari dengan menghadirkan jajaran pengurus NU, pengasuh pesantren, tokoh masyarakat, santri, dan warga setempat. Hadir mewakili PCNU Banyuwangi, Wakil Ketua PCNU Banyuwangi H. Guntur Albadri yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ketua PC RMI NU Banyuwangi, Dr. H. Ahmad Munib Syafaat, Lc., M.E.I., menjelaskan bahwa Sapa Pesantren merupakan agenda untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antar-pesantren serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, PCNU Banyuwangi turut menyerahkan bantuan tujuh mushaf Al-Qur’an kepada Pondok Pesantren Al Munawiri. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pembelajaran Al-Qur’an dan meningkatkan semangat para santri dalam mendalami ilmu keagamaan.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi sarana silaturahmi, Sapa Pesantren juga menjadi ruang berbagi gagasan dan memperkuat kolaborasi antara pesantren dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan bersama.

Melalui agenda ini, RMI NU Banyuwangi terus mendorong hadirnya pesantren yang tidak hanya menjadi pusat pendidikan Islam, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya.(HKL)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *