Lentera Sastra Banyuwangi

Semangat Khidmah Menggema dari Kawasan Purwo dan Pesisir Selatan, Warga NU Sambut Hangat Turba PCNU Banyuwangi

Banyuwangi – Gelora semangat khidmah dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Turba (NGERANDU NU) PCNU Banyuwangi di wilayah MWC NU Tegalsari, Tegaldlimo, dan Muncar pada Sabtu–Minggu, 18–19 Juli 2026. Kehadiran jajaran PCNU Banyuwangi disambut antusias oleh warga NU dari kawasan Alas Purwo hingga pesisir pantai selatan.

 

Ratusan kader dan pengurus NU dari berbagai tingkatan hadir memadati lokasi kegiatan. Mulai dari pengurus Ranting NU, MWC NU, hingga badan otonom dan lembaga NU seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, serta elemen lainnya, seluruhnya berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat berorganisasi.

 

Sekretaris Pokja Turba PCNU Banyuwangi, Ahmad Badawi, menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi warga. Menurutnya, kekompakan warga NU di wilayah selatan menjadi modal besar dalam menguatkan gerakan organisasi.

 

“Sejak awal kami optimistis warga NU di kawasan Purwo dan pesisir selatan akan memberikan sambutan luar biasa. Alhamdulillah, yang kami saksikan bukan hanya ramai, tetapi juga semangat untuk terus membangun NU bersama,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa Turba bukan sekadar kunjungan organisasi, melainkan forum untuk menyerap aspirasi, memperkuat komunikasi, serta melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap perkembangan organisasi di tingkat MWC dan ranting. Dengan demikian, setiap potensi maupun persoalan dapat dipetakan sebagai dasar penyusunan program yang lebih tepat sasaran.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Fahrudin Manan bersama jajaran Syuriah, serta Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi beserta seluruh pengurus harian.

 

Dalam tausiyahnya, KH. Fahrudin Manan mengingatkan bahwa kekompakan yang telah terbangun harus menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Persaudaraan yang kuat harus diwujudkan dalam kerja organisasi yang berkelanjutan. Jadikan kebersamaan ini sebagai energi untuk memperbanyak pelayanan dan pengabdian kepada umat,” pesannya.

 

Sementara itu, H. Achmad Turmudzi mengajak seluruh jajaran NU untuk membangun budaya organisasi yang tertib, terukur, dan berkesinambungan.

 

“Program-program keumatan yang dijalankan di setiap tingkatan hendaknya dilaporkan dan dievaluasi secara berkala. Dengan begitu, keberhasilan dapat terus ditingkatkan, sementara kendala yang muncul bisa segera dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

 

Turba NGERANDU NU kembali menegaskan komitmen PCNU Banyuwangi untuk terus mendekatkan organisasi dengan warga, memperkuat sinergi dari tingkat cabang hingga ranting, serta memastikan setiap gerakan NU benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat di seluruh penjuru Banyuwangi.(HK)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *