Lentera Sastra Banyuwangi

Ketua Umum DPD BKPRMI Banyuwangi Hadiri MPLS PKBM Bintang, Berikan Pengantar Wirausaha kepada Warga Belajar

Banyuwangi, 6 September 2026 — Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 PKBM Bintang berlangsung penuh semangat dan inspiratif. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, bertempat di Wana Wisata Swiss Van Java, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, tersebut diikuti oleh pengelola, tutor, serta warga belajar PKBM Bintang. Kegiatan MPLS turut dihadiri oleh H. Mujiono, S.H., Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, yang hadir sekaligus memberikan pengantar tentang wirausaha kepada para warga belajar.

Dalam penyampaiannya, H. Mujiono mengajak warga belajar PKBM Bintang untuk memiliki semangat belajar dan keberanian dalam mengembangkan potensi diri, termasuk melalui kegiatan kewirausahaan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga harus mampu membekali peserta didik dengan keterampilan dan kemandirian untuk menghadapi tantangan kehidupan.

“Semangat belajar harus berjalan beriringan dengan keberanian untuk mencoba. Wirausaha mengajarkan kita untuk kreatif, mandiri, berani mengambil peluang, dan tidak mudah menyerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam pengantar kewirausahaan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, H. Mujiono, memberikan pesan penting kepada warga belajar agar mengubah mindset dalam memandang dunia kewirausahaan. Menurutnya, menjadi seorang wirausahawan tidak cukup hanya dengan memulai usaha, tetapi harus memiliki kemauan untuk terus berkembang sehingga usaha yang dijalankan mampu naik level dan naik kelas.

H. Mujiono menekankan bahwa proses tersebut harus dilakukan dengan terus belajar dan meng-upgrade diri. Seorang pelaku usaha harus terbuka terhadap perkembangan zaman, mau menerima masukan dan kritik, serta tidak merasa alergi terhadap saran dari orang lain.

“Kalau ingin usaha kita naik level dan naik kelas, maka kita juga harus mau naik kelas. Caranya dengan terus belajar, terus meng-upgrade diri, tidak alergi terhadap masukan dan kritik, serta selalu membuka diri terhadap perubahan,” pesan H. Mujiono kepada para warga belajar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga jejaring dan komunikasi. Dalam dunia usaha, jaringan bukan sekadar hubungan untuk mendapatkan peluang bisnis, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, bertukar pengalaman, memperoleh informasi, dan membangun kolaborasi. Menurutnya, kemampuan membangun dan menjaga komunikasi dengan berbagai pihak merupakan salah satu modal penting bagi seorang wirausahawan. Karena itu, warga belajar didorong untuk tidak menutup diri, memperluas pergaulan, membangun relasi yang positif, dan menjaga komunikasi dengan baik.

MPLS PKBM Bintang sendiri menjadi momentum penting bagi warga belajar untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar, program pendidikan, serta membangun motivasi dalam mengikuti proses pembelajaran pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Riza Pahlevi, M.I.Kom., Kepala PKBM Bintang Sugito, S.E., para tutor, serta warga belajar. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan dengan memanfaatkan suasana alam Wana Wisata Swiss Van Java sebagai ruang belajar yang edukatif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan MPLS ini, PKBM Bintang berharap dapat menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter positif, serta membekali warga belajar dengan wawasan dan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Dan kehadiran H. Mujiono dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat warga belajar untuk terus mengembangkan diri, berani berwirausaha, dan menjadi pribadi yang mandiri serta produktif.

By Mujiono ,S.H.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *