Lentera Sastra Banyuwangi

Memperingati Hari Anak Nasional 2026 “Lindungi Anak dari Ancaman Gadget Berlebihan, Penyalahgunaan Media Sosial, dan Bahaya Narkoba”

SIARAN PRESS


DPD BKPRMI KABUPATEN BANYUWANGI
Memperingati Hari Anak Nasional 2026
“Lindungi Anak dari Ancaman Gadget Berlebihan, Penyalahgunaan Media Sosial, dan Bahaya Narkoba”

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak di tengah meningkatnya tantangan perkembangan zaman, khususnya penggunaan gadget yang tidak terkontrol, penyalahgunaan media sosial, serta ancaman peredaran narkoba yang kini semakin menyasar anak-anak sebagai korban.

Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum bersama untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan berakhlak mulia. Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional 2026 yang menekankan perlindungan dan pembangunan masa depan anak, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang yang aman bagi generasi penerus bangsa.

Fenomena ketergantungan gadget dan media sosial telah membawa berbagai dampak terhadap perkembangan anak, mulai dari menurunnya interaksi sosial, terganggunya konsentrasi belajar, paparan konten negatif, perundungan siber (cyberbullying), hingga meningkatnya risiko eksploitasi anak di ruang digital. Di sisi lain, jaringan peredaran narkoba juga semakin memanfaatkan berbagai cara, termasuk media sosial dan lingkungan pergaulan, untuk menjadikan anak sebagai sasaran maupun korban penyalahgunaan narkotika.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi anak. Orang tua perlu membangun komunikasi yang hangat, memberikan pendampingan saat anak menggunakan perangkat digital, membatasi waktu penggunaan gadget secara bijaksana, serta menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sebagai pondasi karakter yang kuat.

Melalui jaringan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA), dan seluruh unit binaan, DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi melalui LPPTKA terus berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, tangguh menghadapi tantangan zaman, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi juga mengajak pemerintah, sekolah, lembaga pendidikan keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, media, dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam:

meningkatkan literasi digital bagi anak dan orang tua;
mengawasi penggunaan gadget dan media sosial secara bijaksana;
memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan;
mencegah segala bentuk kekerasan, eksploitasi, serta penyalahgunaan narkoba terhadap anak; dan
menciptakan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.


Anak-anak adalah amanah Allah SWT sekaligus investasi masa depan bangsa. Oleh karena itu, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Momentum Hari Anak Nasional hendaknya menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam kasih sayang, memperoleh pendidikan yang baik, serta terlindungi dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak masa depannya.

Selamat Hari Anak Nasional 2026.
Mari bersama menjaga anak-anak Indonesia, membimbing mereka dengan nilai-nilai Al-Qur’an, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta mewujudkan generasi Banyuwangi yang Qur’ani, cerdas, sehat, dan bebas dari narkoba.

DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi

By Mujiono ,S.H.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *