Lentera Sastra Banyuwangi

Ketua Umum DPD BKPRMI Banyuwangi Hadiri Pembinaan Takmir dan Imam Masjid, Dorong Gerakan Eco Green Berbasis Masjid

BANYUWANGI — Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, H. Mujiono, SH, menghadiri kegiatan Pembinaan Takmir dan Imam Masjid se-Kabupaten Banyuwangi yang diselenggarakan oleh PD DMI Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Penghijauan Berbasis Masjid / Eco Green” tersebut berlangsung di Taman Meru Cafe, Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan lintas lembaga, di antaranya Sekjen PP DMI Pusat, Sekjen PW DMI Jawa Timur, Kapolresta Banyuwangi, jajaran Kementerian Agama, Bupati Banyuwangi yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian, perwakilan Dandim, perwakilan Danlanal, Ketua BAZNAS Banyuwangi, Ketua FKUB Banyuwangi, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, BPJS Ketenagakerjaan, Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Bank Jatim, Badan Wakaf Indonesia Banyuwangi, serta para pengurus PC DMI se-Kabupaten Banyuwangi.

Kehadiran Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, H. Mujiono, SH, turut memperkuat sinergi antara BKPRMI dan DMI dalam mendorong optimalisasi peran masjid dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, H. Mujiono hadir didampingi Dirda LDSI, pengurus LPPEKIN, serta pengurus LKM. Kehadiran jajaran BKPRMI ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan masjid sekaligus membangun kesadaran generasi muda dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Tema Eco Green berbasis masjid dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Masjid diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan, mulai dari penghijauan kawasan masjid, pengelolaan sampah, penghematan energi dan air, hingga membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Masjid yang dikelola secara baik diharapkan tidak hanya menghadirkan suasana ibadah yang nyaman, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang lebih luas. Karena itu, pembinaan takmir dan imam masjid menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam menjalankan berbagai fungsi tersebut.

Sinergi antara DMI, BKPRMI, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dunia usaha, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Banyuwangi diharapkan dapat terus ditingkatkan. Dengan kolaborasi tersebut, gerakan penghijauan berbasis masjid dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan pembinaan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpengurus masjid dan organisasi Islam se-Kabupaten Banyuwangi serta memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan.

By Mujiono ,S.H.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *