Lentera Sastra Banyuwangi

Kloter 85 Jadi Gelombang Terakhir Jamaah Haji Banyuwangi, Rombongan KBIH Sabilillah Transit di Watudodol

BANYUWANGI – Pemulangan jamaah haji asal Banyuwangi dari Arab Saudi memasuki tahap akhir. Setelah Kloter 83 diberangkatkan menuju Banyuwangi dan Kloter 84 menyusul pada siang hari, perhatian kini tertuju pada kedatangan jamaah yang tergabung dalam Kloter 85 yang diperkirakan tiba di Banyuwangi pada Selasa malam (23/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima, Kloter 84 telah mendarat dan diperkirakan keluar dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara Kloter 85 dijadwalkan mendarat sekitar pukul 12.00 WIB dan melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi setelah proses debarkasi selesai, diperkirakan sekitar pukul 14.30 WIB.

Dengan waktu tempuh perjalanan darat dari Surabaya ke Banyuwangi, rombongan Kloter 85 diperkirakan tiba di Banyuwangi antara pukul 22.00 hingga 24.00 WIB.

Humas KBIH Sabilillah Banyuwangi, H. Ahmad Musytaha, menjelaskan bahwa seluruh jamaah yang tergabung dalam KBIH Sabilillah berada dalam Kloter 85. Karena itu, para keluarga dan pengurus telah mempersiapkan penyambutan khusus sebagaimana tradisi yang telah berjalan selama ini.

“Semua jamaah KBIH Sabilillah masuk Kloter 85. Setelah tiba di Banyuwangi, rombongan akan transit terlebih dahulu di Hotel Baru Watudodol sebagaimana yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya, transit tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan sekaligus memberikan kesempatan bagi jamaah untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang dari Surabaya menuju Banyuwangi.

Kepulangan jamaah haji tahun ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga dan masyarakat. Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jamaah diharapkan kembali dalam keadaan sehat dan membawa semangat baru untuk berkontribusi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Malam ini diperkirakan menjadi momen haru bagi ratusan keluarga yang telah menanti kepulangan anggota keluarganya dari perjalanan ibadah yang berlangsung lebih dari satu bulan tersebut.(HKL)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *