Lentera Sastra Banyuwangi

LFNU Banyuwangi Serahkan Almanak kepada Ketua PCNU, Perkuat Gerakan Rukyat dan Akurasi Arah Kiblat

BANYUWANGI, Rabu 12 Agustus 2026 – Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Cabang Banyuwangi terus memperkuat perannya dalam menjaga tradisi keilmuan falakiyah sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari kegiatan rukyatul hilal, kajian ilmu falak hingga pengukuran dan penentuan arah kiblat di masjid dan musholla.

Hal tersebut disampaikan di sela-sela pelantikan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Banyuwangi, Rabu (12/8/2026). Ketua LFNU Banyuwangi, Kiai Gufron, secara langsung menyerahkan Almanak terbitan Pengurus Pusat Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PP LFNU) kepada Ketua PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi.

Penyerahan Almanak tersebut bukan sekadar simbolis. Namun menjadi penanda bahwa LFNU Banyuwangi terus mengikuti perkembangan ilmu falak sekaligus aktif menjalankan tugas dan pengabdiannya di tengah masyarakat.

Kiai Gufron menyampaikan, LFNU Banyuwangi secara konsisten memantau dan mengikuti kegiatan rukyat setiap bulan, serta terus menghidupkan kajian-kajian falakiyah.

“LFNU terus mengikuti rukyat setiap bulan dan mengembangkan kajian falakiyah. Ini bagian dari ikhtiar menjaga tradisi keilmuan NU sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain rukyatul hilal, LFNU Banyuwangi juga akan memperkuat pelayanan pengukuran dan penentuan arah kiblat di masjid dan musholla. Program tersebut akan dilakukan dengan menggandeng para penyuluh agama di KUA-KUA se-Kabupaten Banyuwangi.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuat pelayanan falakiyah semakin luas dan menjangkau lebih banyak masjid dan musholla di berbagai wilayah Banyuwangi. Dengan melibatkan penyuluh agama di tingkat KUA, proses edukasi dan pendampingan kepada masyarakat juga dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa ilmu falak tidak berhenti pada kajian teoritis. Keilmuan tersebut harus hadir dan memberikan manfaat langsung, terutama dalam memastikan akurasi arah kiblat tempat ibadah serta persoalan waktu-waktu ibadah.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi menerima Almanak tersebut sebagai bagian dari penguatan sinergi antar-lembaga di lingkungan NU.

LFNU Banyuwangi diharapkan terus menjadi ruang pengembangan tradisi keilmuan falak sekaligus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai persoalan, khususnya rukyatul hilal, penanggalan hijriyah, waktu ibadah dan penentuan arah kiblat.

Dengan menggandeng penyuluh agama di KUA se-Kabupaten Banyuwangi, LFNU tidak hanya menjaga tradisi falakiyah, tetapi juga membawa ilmu tersebut lebih dekat kepada masyarakat melalui masjid dan musholla.(hk)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *