BANYUWANGI — Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, H. Mujiono, SH., turut menghadiri pembukaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Cheng Ho, Sumberrejo, Banyuwangi, tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan atlet pencak silat sekaligus upaya mendorong lahirnya generasi muda Banyuwangi yang berprestasi dan berkarakter.
Pembukaan Kejurkab tersebut turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi Ahmad Khairullah, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Banyuwangi, perwakilan BNNK Banyuwangi, serta perwakilan dari Kapolresta Banyuwangi.
Hadir pula para ketua perguruan pencak silat yang berada di bawah naungan IPSI Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan dan sinergi lintas lembaga terhadap pembinaan olahraga pencak silat di Kabupaten Banyuwangi.
H. Mujiono, SH. mengapresiasi penyelenggaraan Kejurkab tersebut. Menurutnya, pencak silat tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan olahraga dan meraih prestasi, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pencak silat mengajarkan banyak nilai positif kepada generasi muda, mulai dari kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, kerja keras hingga rasa hormat kepada orang lain. Ini sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
Ketua DPD BKPRMI Banyuwangi itu juga berharap Kejurkab Pencak Silat IPSI Banyuwangi dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan pembinaan atlet-atlet muda di Banyuwangi. Ia menilai sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dunia pendidikan, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, serta perguruan pencak silat perlu terus diperkuat agar pembinaan generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami berharap dari kejuaraan ini muncul atlet-atlet muda potensial yang nantinya mampu membawa nama baik Banyuwangi di tingkat Jawa Timur, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khairullah dalam kegiatan tersebut semakin menegaskan dukungan terhadap pengembangan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga prestasi di Banyuwangi.
Kejurkab Pencak Silat IPSI Banyuwangi diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pesilat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarperguruan serta menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan. Dengan keterlibatan berbagai elemen dalam pembukaan tersebut, IPSI Banyuwangi diharapkan mampu terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai luhur.