Banyuwangi – Semangat kepedulian terhadap anak yatim mewarnai kegiatan jalan sehat bertajuk “Nyenengaken Lare Yatim” yang diselenggarakan JPZIS LAZISNU Ranting NU Penataban pada Ahad (28/6/2026). Sekitar seribu warga memadati jalan-jalan di wilayah Kecamatan Giri dalam kegiatan yang berpusat di Lapangan Giri.
Kegiatan tersebut menjadi ajang kebersamaan warga NU sekaligus gerakan sosial untuk menumbuhkan kepedulian kepada anak yatim dan kaum duafa, bertepatan dengan datangnya bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan untuk memperbanyak amal kebajikan dan kepedulian sosial.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua LAZISNU PCNU Banyuwangi, Rahmat, beserta jajaran pengurus, didampingi Pengurus MWCNU Giri dan Pengurus Ranting NU Penataban. Jalan sehat juga diikuti secara antusias oleh unsur Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Ketua LAZISNU PCNU Banyuwangi, Rahmat, mengajak seluruh warga NU untuk terus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum duafa.
“Kita tidak boleh ragu untuk terus berbuat maslahat bagi warga kita, terutama anak yatim dan duafa. Mereka membutuhkan sentuhan kasih sayang, bantuan moral, maupun material. NU sudah besar dan kuat, maka jangan sampai masih ada warga yang hidup dalam kekurangan. Saatnya kita bergerak bersama, saling menguatkan dan saling peduli,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MWCNU Giri, Hapidi, memberikan apresiasi kepada JPZIS LAZISNU dan Ranting NU Penataban yang dinilai mampu menghadirkan gerakan nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan membangun budaya berbagi di lingkungan warga Nahdliyin.
“Saya mengapresiasi langkah Ranting NU Penataban yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada warga NU, khususnya anak-anak yatim. Dilaksanakan pada bulan Muharram, kegiatan ini sangat tepat karena mengingatkan kita untuk memperbanyak amal kebajikan dan berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan,” tutur Hapidi.
Melalui kegiatan “Nyenengaken Lare Yatim”, JPZIS LAZISNU Ranting NU Penataban berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan kedermawanan terus tumbuh sehingga kehadiran NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama anak-anak yatim dan kaum duafa.(HK)
