Lentera Sastra Banyuwangi

Pengukuhan LPNU Banyuwangi, GEMANU Jadi Ikhtiar Bangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyin

Banyuwangi – Pengurus Cabang Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (PC LPNU) Banyuwangi resmi dikukuhkan oleh PCNU Banyuwangi dalam kegiatan pengukuhan dan rapat kerja yang digelar di Gerbang Raung, Senin (15/6/2026). Pengukuhan ini sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi program ekonomi warga Nahdliyin melalui gagasan GEMANU (Gerakan Ekonomi Masyarakat NU Menuju Kemandirian dan Kemaslahatan Umat).

Sebelum prosesi pengukuhan berlangsung, jajaran pengurus LPNU Banyuwangi terlebih dahulu melaksanakan rapat kerja untuk menyusun arah program dan strategi organisasi ke depan. Forum tersebut membahas langkah-langkah penguatan ekonomi berbasis warga sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Nahdliyin.

Prosesi pengukuhan dipandu oleh Sekretaris PCNU Banyuwangi, H. Bisri Musthofa, sedangkan pembacaan baiat kepengurusan dituntun oleh Wakil Katib PCNU Banyuwangi, KH. Achmad Mudzakir (Gus Dzakir). Jalannya kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus harian PCNU Banyuwangi dan jajaran pengurus lembaga.

Dalam arahannya, jajaran Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Fahrudin Manan, menegaskan bahwa penguatan ekonomi merupakan bagian penting dari ikhtiar menjaga keberlangsungan kehidupan umat. Namun demikian, pengembangan ekonomi harus berjalan dalam koridor nilai-nilai agama.

Ia berpesan agar LPNU Banyuwangi memiliki kemampuan membangun sumber-sumber ekonomi yang halal dan membawa kebermanfaatan.

“Pandai mencari peluang ekonomi itu penting, tetapi harus tetap berpijak pada cara-cara yang halal dan penuh keberkahan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi, menyoroti kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan ketidakpastian. Karena itu, ia meminta LPNU mampu membaca peluang serta menyusun langkah strategis yang realistis dan terukur.

Menurutnya, LPNU Banyuwangi perlu hadir sebagai penggerak ekonomi umat dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki warga NU, baik di sektor usaha kecil, perdagangan, pertanian, jasa, maupun investasi produktif berbasis komunitas.

“LPNU harus mampu melihat situasi dengan cermat. Di tengah kondisi yang penuh tantangan, potensi ekonomi masyarakat harus diorganisir dengan baik agar dapat tumbuh menjadi kekuatan bersama,” ujarnya.

Melalui program GEMANU, LPNU Banyuwangi diharapkan dapat menjadi ruang penguatan ekonomi masyarakat NU secara lebih sistematis. Program tersebut diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi warga melalui pengembangan jejaring usaha, pemberdayaan pelaku UMKM, peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat kerja sama lintas sektor.

Pengukuhan dan rapat kerja ini sekaligus menandai dimulainya langkah LPNU Banyuwangi untuk bergerak lebih aktif dalam membangun ekosistem ekonomi warga NU yang mandiri, produktif, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.(HK)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *