Syafaat
*Tempat Pulang*
Mungkin menurutmu aku menyebalkan,
karena kata-kataku sering berjalan lebih jauh
daripada yang kau bayangkan
Namun bukankah lelaki diciptakan
dengan kerinduan yang sederhana:
mencari perempuan
yang membuat dunia terasa lebih ringan?
Aku tidak selalu membutuhkan jawaban,
kadang hanya ingin didengar.
Tidak selalu membutuhkan jalan,
kadang hanya ingin terlelap dalam pelukan.
Sebab setelah panjangnya hari
dan ramainya kehidupan,
setiap hati mencari tempat pulang.
Dan bagiku,
pulang itu bukan rumah atau kota,
melainkan menelukmu—
tempat segala gelisah berbaring,
dan segala beban perlahan menjadi tenang.
Lalu aku terlelap dalam damai,
seperti bayi yang telah menemukan
bahwa cinta adalah istirahat
yang paling setia..
11-06-2026
