Lentera Sastra Banyuwangi

Sego Lemeng dan Kopi Uthek, Rasa yang Menyala dari Lereng Ijen dalam “Janda Reni”

BANYUWANGI (Lensa Banyuwangi) Malam di Desa Banjar, Kecamatan Licin, seakan menjelma tungku besar yang menyala pelan. Di bawah bayang lereng Gunung Ijen, asap tipis mengepul dari deretan bambu yang dipanggang, membawa aroma yang tak sekadar menggoda selera, tetapi juga memanggil ingatan tentang masa silam. Di sanalah Sego Lemeng dan Kopi Uthek hadir, bukan hanya sebagai hidangan, melainkan sebagai cerita yang bisa disantap.

Event “Janda Reni”, bagian dari Banyuwangi Festival 2026, menjadi panggung tempat tradisi berbicara dengan caranya sendiri. Sepanjang jalan desa, warga menyuguhkan warisan kuliner leluhur dengan tangan terbuka, seolah mengatakan bahwa rasa adalah bahasa paling jujur dari sebuah peradaban.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa kekuatan Banyuwangi tidak hanya terletak pada lanskap alam dan ragam seni, tetapi juga pada dapur-dapur sederhana yang menjaga ingatan kolektif tetap hidup. Tradisi, katanya, bukan untuk disimpan, melainkan untuk dirayakan dan diwariskan.

Sabtu malam (18/4/2026), Desa Banjar berubah menjadi lautan manusia. Langkah-langkah kaki menyatu dengan desir angin pegunungan, sementara bara api bekerja diam-diam mematangkan sego lemeng di dalam bambu. Setiap batang bambu menyimpan kesabaran: nasi berbumbu yang dipeluk daun pisang, diisi daging ayam atau tuna cincang, lalu dipanggang selama berjam-jam hingga matang sempurna. Bambu muda memberi aroma khas, seolah alam ikut membumbui hidangan itu.

Di balik nama “Janda Reni”, tersimpan filosofi yang berakar dari kehidupan agraris masyarakat Osing. Tokoh adat, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa “Reni” merujuk pada bunga aren, sementara “Janda” atau “Rondo” adalah proses pemisahan. Sebuah istilah yang lahir dari kerja tangan petani, dari relasi manusia dengan alam yang penuh ketekunan dan pengertian.

Kepala Desa Banjar, Sunandi, menambahkan bahwa sego lemeng dan kopi uthek bukan sekadar santapan, melainkan refleksi kehidupan. Sego lemeng menjaga perut tetap kenyang, simbol keteguhan. Sementara kopi uthek, yang diseruput setelah menggigit gula aren hingga terdengar bunyi “uthek”, menjadi metafora tentang pahit dan manis yang selalu berjalan beriringan.

Dan benar, di antara keramaian itu, seorang wisatawan, Edy dari Sidoarjo, menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar rasa. Ia menemukan pengalaman—ketika gurihnya nasi yang legit bertemu dengan pahit-manis kopi yang sederhana, lalu menyatu menjadi kenangan yang sulit dilupakan.

“Janda Reni” bukan sekadar festival. Ia adalah cara sebuah desa menjaga jiwanya tetap hangat, seperti bara yang tak pernah benar-benar padam. Dari bambu yang terbakar perlahan, dari kopi yang diteguk dengan kesadaran, Banyuwangi kembali mengajarkan bahwa tradisi terbaik adalah yang bisa dirasakan—di lidah, di hati, dan di ingatan yang panjang.

By redaksi

Lentera Sastra Banyuwangi merupakan wadah Literasi, Seni dan Budaya Banyuwangi dan Indonesia

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

news-1701